Jejaring Sosial Diaspora , saingan FACEBOOK ???
Jejaring sosial Diaspora dikembangkan oleh empat orang mahasiswa Universitas New York : Daniel Grippi, Maxwell Salzberg, Raphael Sofaer, dan Ilya Zhitomirskiy. Proyek pengembangan Diaspora ini dikabarkan bernilai US$ 200.000 (sekitar Rp 1,8 miliar).
Ide pembuatan Diaspora ini muncul pada awal tahun 2010 di saat Facebook banyak dikritik karena dianggap mengabaikan kepentingan privasi penggunanya. Diaspora akan berbasis open source, dimana tiap orang bisa melihat, memodifikasi, dan bahkan memberikan kontribusi perubahan.
Salah satu yang menarik adalah salah satu orang yang ikut menyumbangkan dana pengembangan Diaspora adalah CEO Facebook sendiri, Mark Zuckerberg. Menarik untuk disimak apakah diaspora dapat menyaingi Facebook yang telah digunakan 500 juta user di seluruh dunia dan kini bernilai ekonomis sekitar US$ 33 miliar (sekitar Rp 297 triliun).
Tertarik mencoba diaspora ? Nanti , tunggu tanggal 15 September
The privacy aware, personally controlled, do-it-all, open source social network.
sumber : detiinet.com



